Laman

Rabu, 12 Maret 2014

Roti Tawar

Sudah lama sering blog walking ke blog mba Ricke, yang tampilan kreasi masakannya wow yummy banget. Kebetulan lagi blog walking-walking gitu liat postingan beliau tentang roti tawar. Aduuh, rotinya cantik bener, menul-menul lagi.

Kayanya resep ini layak untuk dicoba. sebenarnya dulu saya sudah sering membuat roti tawar, tapi karena tidak pernah difoto, dan juga karena hasilnya yang kurang memuaskan, baru kali ini saya posting tentang roti tawar.

Kembali lagi ke resepnya mba Ricke, roti tawar yang saya praktekkan ini hasilnya lembut, berserat, enak pokonya, dan yang pasti dijamin aman tanpa bahan pengawet ataupun pengembang berbahaya.


Untuk membuat roti memang dibutuhkan tenaga ekstra untuk menguleni hingga kalis. Nanti akan saya posting contoh roti yang tidak memakai teknik menguleni ya. Tapi untuk resep mba Ricke ini memang tekstur roti yang berserat didapat dari mengulen adonan hingga kalis. Yuk dicoba 


ROTI TAWAR (LOAF BREAD)
Untuk loyang 1 loaf size 22x10x10 cm
by Ricke Indriani

Bahan:
200 gram terigu protein tinggi (bread flour)
50 gram terigu protein sedang (all purpose flour)
3 gram ragi instant
20 gram gula pasir
10 gram susu bubuk
1 butir telur, kocok lepas
125 ml susu cair dingin (atau air es) ~ jumlah penggunaan tergantung kondisi tepung terigu yg dipakai, bisa lebih sedikit atau lebih banyak
25 gram butter (bisa juga menggunakan mentega putih/shortening)
3 gram garam halus

Cara membuat:
1. Campurkan bahan kering yaitu terigu, ragi instant, susu bubuk dan gula pasir. Aduk rata.
2. Masukkan telur dan susu cair dingin/air es sedikit demi sedikit sambil diuleni. Hentikan penambahan air jika dirasa adonan sudah cukup bisa diuleni. Uleni hingga kalis.
3. Masukkan butter/mentega putih dan garam. Uleni lagi hingga kalis (mulus) dan elastis.
4. Pindahkan adonan ke atas permukaan meja bersih yg dtaburi sedikit terigu. Uleni lagi sebentar. Bulatkan adonan. Simpan dalam wadah besar yg diolesi sedikit mentega/minyak. Tutup dengan plastik wrap atau serbet lembab. Diamkan selama 1 jam untuk proses fermentasi (proofing 1) atau sampai mengembang 2x lipat (lamanya tergantung kondisi ruangan).
5. Kempeskan adonan, pindahkan lagi ke permukaan meja yang diberi sedikit terigu. Uleni lagi sebentar saja. Bagi adonan menjadi 4 bagian sama rata (ditimbang) dan bulatkan. Diamkan 10 menit.
6. Gilas tipiskan masing-masing adonan. Gulung sambil dirapatkan. Lakukan sekali lagi (tipiskan dan gulung lagi). Lakukan hal yang sama pada semua adonan.
7. Tata berjejer di dalam loyang yang telah diolesi mentega. Tutup dengan plastik wrap atau serbet lembab. Diamkan 50-60 menit untuk proses fermentasi (proofing 2) hingga mengembang. Sambil menunggu panaskan oven.
8. Panggang dalam oven bersuhu 170-180'C selama 20-25 menit sampai matang.
9. Keluarkan dari loyang, dinginkan. Iris dengan ketebalan sekitar 1 cm sesuai selera. Simpan dalam wadah tertutup atau plastik tebal agar roti tidak cepat kering karena terkena udara. Siap disantap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar